Menu

Mode Gelap

Berita · 13 Okt 2022 13:40 WIB ·

Fakultas Pertanian USK Diserang Ratusan OTK, Sejumlah Sepmor dan Sekretariat Mahasiswa Hancur Dirusak Massa


 Tangkap Layar video saat penyerangan terjadi. pada Rabu malam, 12 Oktober 2022 sekitar pukul 23.30 WIB. foto/Im Dalisah Gumpalannews.com Perbesar

Tangkap Layar video saat penyerangan terjadi. pada Rabu malam, 12 Oktober 2022 sekitar pukul 23.30 WIB. foto/Im Dalisah Gumpalannews.com

Gumpalannews.com, Banda Aceh – Fakultas Pertanian USK diserang ratusan orang tak dikenal pada Rabu malam, 12 Oktober 2022 sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas kampus seperti sekretariat BEM Pertanian, 4 sepeda motor, kaca bangunan, dirusak massa.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Arshad, kepada gumpalannews.com menjelaskan kedatangan ratusan massa tak dikenal itu begitu tiba-tiba.

“Kejadiannya begitu tiba-tiba bang. Kami diserang oleh ratusan massa. Kami gak tahu kenapa ada penyerangan itu,” terang Arshad.

Teman Arshad yang saat peristiwa itu terjadi hadir di lokasi kejadian, Wahyu, menambahkan saat kejadian itu dia bersama teman-temannya sedang berkumpul di kampus untuk menggelar rapat terkait kegiatan perkuliahan.

“Kami biasa bermalam di kampus. Sekitar pukul 23.30 WIB, tiba-tiba tempat kami didatangi oleh segerombolan orang bersenjatakan kayu, balok, bom molotov, dan senjata tajam lainnya,” Kata Wahyu.

Akibat penyerangan itu, salah satu ruangan sekretariat BEM Pertanian terbakar. Selain itu terdapat pula sejumlah mahasiswa yang terluka akibat terkena lemparan kayu.

“Ada pula yang dipukul. Saat ini sudah di visum dan telah kita laporkan ke pihak kepolisian,” jelas Wahyu.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Pertanian Fauzi Ilta saat dihubungi gumpalannews.com membenarkan soal kejadian penyerangan yang dialami kampusnya. Pihaknya sama sekali tidak menduga adanya kejadian itu.

“Mereka masuk lewat pekarangan belakang kampus dan merusak sejumlah fasilitas seperti gudang, sekretariat mahasiswa, dan sepeda motor yang sedang terparkir,” terang Fauzi. Saat peristiwa itu terjadi, dia mengaku sedang berada di lokasi kejadian.

Dia dan teman-temannya mengaku tak bisa berbuat banyak saat peristiwa itu terjadi. Pihaknya hanya memilih diam untuk menghindari terjadinya bentrokan fisik.

“Bagaimana kami bisa berkomunikasi bang, mereka datang bersenjatakan kayu, balok, dan bom molotov,” ungkap Fauzi.

Redaksi gumpalannews.com juga menerima beberapa dokumentasi foto dan video terkait peristiwa tersebut.

Berdasarkan video yang diamati, massa yang datang begitu beringas. Kelompok tersebut menghancurkan apa saja yang ada di depannya. Suara kaca yang dihancurkan massa begitu jelas terdengar. Suasananya begitu dramatis dan mencekam.

Salah seorang massa sempat mendatangi mahasiswa yang sedang merekam kejadian tersebut dengan ponselnya, dan mengancam dengan ucapan-ucapan yang intimidatif.

“Ada kau rekam? Ada kau rekam? Coba kau buka HP kau,” ucap salah seorang massa.

Laporan : Im Dalisah

Artikel ini telah dibaca 848 kali

Baca Lainnya

Diwakili Staf Ahli, Pj Bupati Nagan Raya Buka Muscab PAFI 2022

26 November 2022 - 14:59 WIB

15 Dari 33 Calon Anggota Baitul Mal Di Nagan Raya Dinyatakan Lulus Seleksi

26 November 2022 - 10:59 WIB

Jawab Keluhan Masyarakat Alafan, Anggota DPRA Dari Partai Demokrat, Edi Kamal: Kita Akan Perjuangkan Kembali

26 November 2022 - 10:42 WIB

Kader Panwascam Nagan Raya ikuti Training Pencegahan dan Penanganan Sengketa Pemilu

26 November 2022 - 09:58 WIB

Buka Rapat Kerja Unimal, Fitriany Farhas Berharap Perguruan Tinggi Harus Mampu Melahirkan Lulusan Ideal

26 November 2022 - 09:51 WIB

Pj Bupati Abdya Tinjau Jembatan Penghubung Antar Gampong Tidak Layak Pakai

26 November 2022 - 09:47 WIB

Trending di Berita

Sorry. No data so far.