Menu

Mode Gelap

Berita · 2 Nov 2022 23:01 WIB ·

Pj Bupati Nagan Raya Bersilaturahmi Dengan Keluarga Besar Dinkes Setempat


 Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP, S.Sos, M.Si lakukan silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat. Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat kesehatan se Kabupaten Nagan Raya itu berlangsung di Aula Dinkes Kabupaten Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/11/2022). Foto/Teuku Rahmat Gumpalannews.com Perbesar

Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP, S.Sos, M.Si lakukan silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat. Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat kesehatan se Kabupaten Nagan Raya itu berlangsung di Aula Dinkes Kabupaten Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/11/2022). Foto/Teuku Rahmat Gumpalannews.com

Gumpalannews.com, NAGAN RAYA -Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP, S.Sos, M.Si lakukan silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat. Selain silaturahmi, kegiatan itu juga dalam rangka penyampaian capaian program Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat kesehatan se Kabupaten Nagan Raya itu berlangsung di Aula Dinkes Kabupaten Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/11/2022)

Pj bupati dalam kesempatan itu mengucapkan apresiasi kepada Dinas Kesehatan atas beberapa penghargaan yang telah di capai selama ini, salah satunya penghargaan internasional, yaitu terpilih menjadi Anggota APACT.

Selain itu, Fitriany juga meminta Dinkes agar dapat memprioritaskan masalah stunting, karena masalah stunting menurutnya, merupakan program nasional selain Inflasi dan Covid-19. Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung mengenai isu pelecehan seksual yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya.

“Selama ini sering kita lihat berita-berita di media ada pelecehan seksual yang terjadi di Nagan Raya. Maka dari itu, ke depan kita akan membuat aturan tentang pembatasan jam malam bagi pelajar yang masih sekolah, karena pelecehan seksual itu akan mengancam masa depannya,” ucap Fitriany.

Untuk para Kepala Puskesmas, Fitriany mengingatkan supaya jangan asal menerima tenaga honorer, tapi lihatlah kompetensinya terlebih dahulu dan terima sesuai dengan kebutuhan Puskesmas, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Seperti demo kemarin dari tenaga kesehatan (nakes) yang nama dan NIKnya tidak terdaftar ke aplikasi Kemenkes yang dilakukan pendataan tentang P3K, kan itu aplikasi membaca, bukan manusia, yang jadi sasarannya itu kami, jadi atas kejadian seperti itu, ke depan tolong terima honorer seperti kata-kata saya tadi,” pinta Pj Bupati.

Dia juga berharap agar nakes bisa membantu hal masukan positif untuknya, serta berikan data-data masyarakat yang membutuhan bantuan. Karena, tambah Fitri, dia merupakan orang lapangan sehingga bisa meninjau langsung keluhan warga

“Selama saya di angkat jadi Pj Bupati, saya jarang duduk di kantor. Saya lebih senangnya turun ke lapangan secara langsung melihat keadaan yang sebenarnya terjadi di dalam masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi dan Umum Setdakab Nagan Raya, Bambang Surya Bakti, SE yang juga merupakan mantan Kepala BKPSDM setempat, pada kesempatan yang sama menjelaskan tentang tenaga kesehatan yang di butuhkan di intansi kesehatan.

“Menurut info dari BKN sampai saat ini, dikhususkan untuk rumah sakit saja, tapi untuk puskesmas belum ada akan kabar untuk formasi di puskesmas tentang PPPK ini, karena puskesmas sudah di buka CPNS 2021. Hampir semua puskesmas ada di buka formasinya untuk tenaga kesehatan, maka dari itu mungkin untuk puskesmas sudah cukup untuk saat ini tentang tenaga kesehatan,” papar Bambang.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Hj. Siti Zaidar S.ST, M.KM pada kesempatan itu, mempresentasikan standar pelayanan minimal (SPM) di intansi kesehatan dalam Kabupaten Nagan Raya.

Dalam presentasinya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) setempat mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mewujudkan masyarakat Nagan Raya yang sehat, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh nakes.

“Diantaranya menggerakkan pembangunan kesehatan berwawasan kesehatan yang islami, mendorong masyarakat untuk hidup sehat. Selanjutnya, pengadaan, pemeliharaan dan peningkatan pelayanan kesehatan yang bermutu merata dan terjangkau, serta memelihara meningkatkan kesehatan individu keluarga, masyarakat berserta lingkungan” sebut Zaidar.

Saat itu, Siti Zaidar juga menyampaikan beberapa perhargaan yang pernah diraih oleh Dinkes Nagan Raya, seperti Eliminasi malaria meraih penghargaan nasional, bebas polio nasional, 14 puskesmas terakreditasi dasar dan madya dari Kemenkes, serta meraih penghargaan Internasional yaitu terpilih sebagai anggota APACT.

Turut hadir pada acara tersebut , Para Asisten, Kadis Kesehatan, Kadis DPMGP4, Para Kabag Setdakab, Kabid Statistik pada Dinas Kominfotik, Kabid PSDMK pada Bappeda, Para Kabid di Dinas Kesehatan, Para Kepala Puskesmas serta jajaran dinkes kabupaten setempat.

LAPORAN : TEUKU RAHMAT

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Diwakili Staf Ahli, Pj Bupati Nagan Raya Buka Muscab PAFI 2022

26 November 2022 - 14:59 WIB

15 Dari 33 Calon Anggota Baitul Mal Di Nagan Raya Dinyatakan Lulus Seleksi

26 November 2022 - 10:59 WIB

Jawab Keluhan Masyarakat Alafan, Anggota DPRA Dari Partai Demokrat, Edi Kamal: Kita Akan Perjuangkan Kembali

26 November 2022 - 10:42 WIB

Kader Panwascam Nagan Raya ikuti Training Pencegahan dan Penanganan Sengketa Pemilu

26 November 2022 - 09:58 WIB

Buka Rapat Kerja Unimal, Fitriany Farhas Berharap Perguruan Tinggi Harus Mampu Melahirkan Lulusan Ideal

26 November 2022 - 09:51 WIB

Pj Bupati Abdya Tinjau Jembatan Penghubung Antar Gampong Tidak Layak Pakai

26 November 2022 - 09:47 WIB

Trending di Berita

Sorry. No data so far.